Sejak Maret 2020, Indonesia telah dihadapkan dengan pandemi Covid-19, yang juga merugikan perekonomian negara. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk membatasi penyebaran virus, namun upaya tersebut turut berdampak negatif pada sebagian besar sektor bisnis. Banyak perusahaan mengalami kesulitan keuangan atau krisis finansial, terutama dalam sektor properti dan real estate.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus kas pendanaan dan levergae terhadap financial distress,serta untuk mengetahui apakah profitabilitas mampu memoderasi pengaruh arus kas pendanaan dan leverage terhadap financial distress.Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling pada perusahaan properti dan real estate yaang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Ada 13 perusahaaan yang dijadikan sampel pada penelitian ini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Metode analisis data menggunakan uji koefesien determinasi (R2),analisis Moderated Regression Analysis ,dan uji t (uji parsial).Adapun hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah arus kas pendanaan tidak berpengaruh terhadap financial distress,leverage berpengaruh terhadap financial distress,profitabilitas sebagai variabel moderasi tidak mampu memoderasi pengaruh arus kas pendanaan terhadap financial distress,dan profitabilitas sebagai variabel moderasi mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap financial distress.Penelitian ini diharapkan mampu memberikan konrtibusi agar perusahaan properti dan real estate bisa mengambil keputusan untuk mencegah kondisi financial distress.
Copyrights © 2023