Modul berbasis inkuiri pada materi sistem saraf belum tersedia di kelas VIII SMP Negeri 1 Lahusa sebagai bahan ajar dalam proses belajar mengajar. Hasil belajar siswa masih rendah hal ini didasarkan pada nilai siswa masih dibawah KKM dan siswa kesulitan memperoleh materi sistem saraf. Dengan adanya modul siswa dapat belajar secara mandiri sesuai dengan kemampuannya dalam menyerap materi pembelajaran.Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa Modul Berbasis Inkuiri pada materi Sistem Saraf yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and development). Model pengembangan yang di gunakan pada penelitian ini adalah model 4-D. Dan Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lahusa dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan melalui angket dan tes evaluasi yang telah peneliti bagikan menyatakan bahwa modul berbasis inkuiri pada materi sistem saraf yang di ujicobakan sangat valid dengan nilai total rata-rata 90,17%, nilai total rata-rata uji praktikalitas oleh guru 3,6% yang dikategorikan sangat praktis, nilai praktikalitas olehs iswa 3,59% dikategorikan sangat praktis, total hasil motivasi siswa 89,75% dengan kategori sangat tinggi, dan hasil ranah kognitif siswa jumlah rata-ratanya 89,1% berbeda dengan nilai siswa sebelum menggunakan modul berbasis inkuiri dengan nilai rata-rata 60,2% dengan kategori cukup. Maka dapat disimpulkan bahwa modul berbasis inkuiri pada materi sistem saraf valid, praktis dan efektif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran yang diajukan peneliti yaitu 1) Kiranya guru mata pelajaran IPA-Biologi dapat menggunakan modul berbasis inkuiri sebagai bahan ajar, serta dapat memperluas wawasan siswa mengenai materi sistem saraf, 2) ntuk peneliti selanjutnya, modul berbasis inkuiri ini dapat di jadikan acuan dan referensi dalam penyusunan bahan ajar berupa modul yang relevan.
Copyrights © 2023