Peningkatan pariwisata seperti kunjungan wisatawan menyebabkan perubahan penggunaan lahan sehingga terjadi peningkatan kebutuhan akomodasi seperti hotel,penginapan atau homestay, restoran, warung dan lainnya. Perubahan lahan di suatu daerah tentunya akan membentuk suatu pola tertentu. Seiring dengan terus berkembangnya kegiatan pariwisata, maka ruang yang ada disekitar daya tarik wisata tersebut akan berubah. Peningkatan jumlah penduduk akan terus bertambah dari tahun ke tahun sebaliknya ketersedian lahan akan semakin berkurang. Penelitian ini dimaksud untuk mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan pada tahun 2001,2009 dan 2022 di Kawasan Carocok Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan menggunakan metode Supervaised yaitu Maximum Likelyhood. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder citra Landsat 7 ETM dan Citra Landsat 8 OLI yang telah diinterpretasi. Pada penelitian ini diketahui bahwa dari tahun 2001 hingga 2009 lahan yang tidak mengalami perubahan/tetap seluas 32.955,30 Ha dan yang mengalami perubahan seluas 3.632,92 Ha. Sedangkan Pada tahun 2009 hingga tahun 2022 lahan yang tidak mengalami perubahan/ tetap seluas 33.271,36 Ha dan yang mengalami perubahan seluas 3.316,86 Ha.
Copyrights © 2024