Perkembangan teknologi informasi sebagai sarana dalam bertukar informasi, memberikan banyak manfaat kepada manusia dalam menerima informasi antara satu sama lain. Contoh dari perkembangan teknologi ini adalah media sosial dimana orang dapat bertukar informasi satu sama lain tanpa terhalang jarak & waktu. Namun dari manfaat media sosial ini dimana orang diberikan kemudahan dalam mengakses informasi, terdapat ancaman dimana informasi patut dipertanyakan kebenarannya apakah sudah sesuai dengan fakta atau belum. Oleh karena itu etika dalam penggunaan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan teknologi informasi dan penyebaran informasi palsu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan sarana kuesioner atau angket, dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Analisis yang dilakukan menghasilkan data perbandingan tingkat media sosial yang paling banyak diminati responden beserta intensitas waktu penggunaan media sosial dalam sehari, dan data perbandingan kesadaran responden terkait kebenaran informasi pada media sosial berdasarkan jenis kelamin.
Copyrights © 2024