Sapu ijuk merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal. Masalah yang terjadi pada produk sapu yaitu desain gagang sapu yang tidak ergonomis karena tidak dapat disesuaikan panjang gagangnya, sehingga menjadi penghambat dalam pembersihan area yang memerlukan penyesuaian gagang sapu, misalnya ketika membersihkan bagian atap yang tinggi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Design For Assembly (DFA) dalam memperbarui desain gagang sapu menjadi ergonomis.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memperbarui desain gagang sapu dengan panjang yang dapat disesuaikan (telescopic handle) sehingga pengguna bisa menyesuaikan panjangnya sesuai kenyamanan. Design For Assembly (DFA) adalah pendekatan pengembangan yang berfokus pada desain produk maupun komponen dengan mempertimbangkan fungsi dan faktor keamanan, serta mempercepat proses perakitan untuk mengurangi waktu yang dihabiskan. Desain ulang sapu ini menghasilkan peningkatan produksi dan harga jual yang kompetitif, dengan
Copyrights © 2024