Meningkatnya penggunaan Internet di dunia khususnya di Indonesia juga berdampak pada model pendidikan di Indonesia yang mulai menerapkan teknologi komputer dan media internet dalam sistemnya. Sebagai pelajar muda, pelajar kini terpaksa menggunakan internet sebagai salah satu fasilitas dalam proses pembelajaran. Berbeda dengan sebagian orang dewasa yang pada umumnya sudah bisa melakukan filter baik buruknya internet, sebaliknya remaja tidak bisa melakukan hal tersebut. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk menyusun penelitian untuk mengetahui bagaimana intensitas penggunaan internet di kalangan pelajar di Denpasar. Penelitian ini juga ingin mengetahui apa saja dampak positif dan negatif penggunaan internet. Penelitian ini juga merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dimana pengambilan sampel dilakukan dengan metode teknik non-probability sampling. Data kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan intensitas penggunaan internet siswa berada pada kategori pengguna berat (65,93%). Sebagian besar pelajar merasakan dampak positif dari manfaat internet sebagai media informasi (34,07% manfaat tinggi dan 45,05% manfaat sedang).
Copyrights © 2024