Dalam kerangka otonomi daerah, salah satu komponen yang masih perlu dikembangkan adalah wilayah pedesaan. Eksistensi desa memiliki arti penting dalam proses Implementasi manajemen pemerintahan dalam pembangunan dan kemasyarakatan, karena desa memiliki "hak otonomi", yaitu hak untuk mengatur dan mengurus secara bebas rumah tangganya sendiri berdasarkan asal-usul dan adat istiadat masyarakat setempat. Untuk mewujudkan kemandirian manajemen pemerintah desa, dituntut keterlibatan sosiokultural yang ada dalam masyarakat. Hal ini semakin membuka peluang bagi masyarakat desa untuk memanfaatkan nilai-nilai budaya serta pranata sosial setempat demi mewujudkan keberhasilan pembangunan di desanya masing-masing. Manajemen pemerintahan yang baik dalam pembangunan desa memiliki sifat yang multidimensional menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat di desa Moyag Tampoan. Dari sudut pemerintahan yang dioperasionalisasikan melalui berbagai sektor dan program yang telah direncanakan dan dilakukan oleh masyarakat dengan bantuan dan bimbingan pemerintah Pelaksanaan pembangunan dalam lima tahun perlu diatur penetapan dan prioritas pembangunan merupakan urutan atau tahapan pembangunan yang akan dilaksanakan ke dalam bentuk program-program pembangunan, yang tingkat kepentingannya akan menjadi prioritas utama sesuai dengan urutannya. Prioritas pembangunan tidak lain merupakan penjabaran atas misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Moyag Tampoan yang akan dilaksanakan selama kurun waktu tahun 2013 â 2018. Â Kata Kunci : Implementasi, Manajemen Pemerintah, Pembangunan
Copyrights © 2016