Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Risiko Pembiayaan (NPF) Dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah Di Indonesia baik secara parsial maupun simultan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari publikasi Otoritas Jasa Keuangan periode tahun 2018-2022. Pengolahan dan pada penelitian ini menggunakan Microsoft Office Excel dan program komputer SPSS. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menjelaskan terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat risiko pembiayaan (NPF) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2018-2022 nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,000 < 0,05) dan thitung > ttabel (4,445 > 2,00247). Terdapat pengaruh yang signifikan antara Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2018-2022 nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau (0,000 < 0,05) dan thitung > ttabel (4,576 > 2,00247). Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat Risiko Pembiayaan (NPF) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara bersama-sama terhadap profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2018-2022 nilai signifikasi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) dan nilai Fhitung > Ftabel (75,543 > 3,16), maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikatnya.
Copyrights © 2024