Proyek pembangunan terusan Kra (Kra Canal) yang diinisiasi oleh Thailand bekerjasama dengan China mengundang polemik bagi negara-negara sekitar Selat malaka yang merasa pembagunan Terusan Kra ini akan memberikan dampak negatif bagi ekonomi negara tersesbut. Proyek pembangunan Terusan Kra juga dinilai sebagai bentuk kepentingan China dalam upaya menguasai jalur laut perdagangan dan dapat merubah jalur perdangangan dunia. Penerapan CBM untuk mengatasi konflik ini agar tidak terlalu larut amat sangat diperlukan. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu, Pembangunan Terusan Kra nyatanya akan membuat dampak yang signifikan bagi jalur perdagangan, negara-negara sekitar Selat Malaka akan mengalami kerugian karna adanya perubahan jalur perdagangan jika Terusan Kra dibuka. Stabilitas Keamanan kawasan Asia Tenggara juga terancam karena adanya ikut campur China dalam proyek ini yang bententangan dengan prinsip kawasan damai, bebas dan netral. Dalam mengahadapi polemik ini ASEAN dapat mengambil langkah untuk melakukan CBM guna menekan konflik ini.
Copyrights © 2024