Keberadaan ular sangat penting, hilangnya ular di suatu kawasan akan berdampak pada terganggunya ekosistem. Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman spesies ular di Resort Rowo Bendo. Lokasi penelitian di kawasan savana, rawa dan aliran air serta hutan bambu. Penelitian dilaksanakan selama bulan Mei 2022, Pengamatan dilakukan pada pagi hari pukul 08.00-12.00, dan malam hari pukul 18.00-22.00. Metode penelitian yang digunakan adalah Visual Encounter Survey (VES), yaitu metode pengamatan melalui perjumpaan secara langsung pada jalur pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan pada kawasan savana, ditemukan sebanyak 29 ekor ular. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang (nilai H’ 2,11). Status konservasi berdasarkan IUCN-Red list jenis ular yang ditemukan sebagian besar least consern, kecuali Naja sputatrix status konservasinya vulnerable. Pada kawasan rawa dan aliran sungai ditemukan 5 jenis ular, umumnya jenis ular berbisa. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang dengan nilai H’ 1,61. Status konservasi jenis berdasarkan IUCN sebagian besar least consern, kecuali Naja sputatrix yang vulnerable. Pada Kawasan hutan bambu, jumlah ular yang ditemukan sebanyak 17 jenis. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang, dengan nilai H’ 2, 26. Status konservasi jenisnya least concern kecuali Kobra jawa, Sanca bodo dan Sisik king kobra yang berstatus vulnerable.
Copyrights © 2024