Homoseksual merupakan orientasi seksual yang terjadi ketika individu memiliki preferensi seksual kepada sesama jenis, jenis kelamin, atau identitas gender yang sama. Laki-laki homoseksual disebut dengan istilah gay. Salah satu dampak perilaku sebagai gay dapat menyebabkan terlularnya virus HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, memahami, dan melihat coping stress pada gay yang mengidap HIV positif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 (lima) orang pria gay berusia 18-35 tahun yang mengidap HIV positif. Dalam melakukan validasi terhadap informasi kelima partisipan, peneliti melakukan triangulasi pada significant other. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana kelima partisipan melakukan coping stress yang dimaksudkan adalah bagaimana gay mencoba mengatasi stress yang mereka alami akibat mengidap HIV positif. Ditemukan bahwa kelima partisipan menggunakan coping stress dengan cara problem focused coping dan emotional focused coping.
Copyrights © 2024