Pemborosan material sering terjadi pada proyek Pembangunan Gedung. Pemborosan terjadi akibat adanya material, waktu sumber daya yang tidak memiliki nilai tambah pada progress kegiatan konstruksi. Untuk mengatasi permasalahan waste yang terjadi, perlu dilakukan analisis pada material konstruksi sehingga nilai waste pada material dapat diketahui dengan pasti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui material apa yang memiliki potensi dalam menimbulkan adanya waste dalam proyek pembangunan tersebut. Penelitian ini dilakukan pada proyek Pembangunan Rumah Dinas dan Prasarana Kompi A Yonif 516/CY Kodam V/Brawijaya. Pada kegiatan Pembangunan rumah dinas ini dilakukan pada dua tipe rumah, yaitu tipe rumah K-45 dan tipe rumah K-70. Penelitian dilakukan pada material yang digunakan pada pekerjaaan struktur utama dan pekerjaaan dinding bata ringan. Berdasarkan hasil analisis waste material yang telah dilakukan pada kedua tipe rumah ditemukan tiga material yang berpotensi menimbulkan waste , yaitu material bata ringan, material besi beton dan material beton Ready Mix. Pada material beton Ready Mix terdapat waste sebesar 1036,74 buah, material besi material besi beton polos 8 dengan waste 224,43 kg, material besi beton polos 10 dengan waste 488,42 kg, material besi beton polos 12 dengan waste 17,67 kg, material beton Ready Mix dengan waste 2,36 m3.
Copyrights © 2024