Proyek konstruksi gedung bertingkat memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi, khususnya bagi pekerja di lapangan. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan Sistem Manajemen K3 serta fasilitas K3 yang lengkap dan layak di lokasi kerja. Sistem Manajemen K3 merupakan bagian dari perencanaan dan pengendalian kecelakaan pada proyek konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan K3 pada proyek pembangungan gedung SMPN 9 Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan data dilakukan melalui kuesioner dengan respondennya adalah Staff proyek dari Kontraktor dan Konsultan Pengawas. Analisis yang digunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji F (Simultan), serta Uji T (Parsial). Hasil dari penelitian ini yaitu faktor penyebab yang mempengaruhi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi pada proyek Pembangunan Gedung SMPN 9 Kota Kediri faktor – faktor tersebut diantaranya Keterlibatan Pekerja dengan nilai prosentase sebesar 26%, Pelaksanaan SMK3 dengan nilai prosentase sebesar 37%, Sikap dan Perilaku K3 dengan nilai prosentase sebesar 8%, serta Kondisi dan Lingkungan Kerja dengan nilai prosentase 30%. Sedangkan faktor penyebab yang paling berpengaruh adalah faktor Pelaksanaan SMK3 dengan prosentase sebesar 37%.
Copyrights © 2024