Kurangnya perhatian masyarakat dalam mengelola sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan sungai menyebabkan bertumpuknya sampah dimana-mana yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri. Maka dari itu masyarakat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pendidikan sejak dini diperlukan untuk membangun karakter dan kebiasaan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sebanyak 54 persen dari 82 sungai besar di seluruh Indonesia terindikasi tercemar berat. Disinyalir limbah padat yang mencemari sungai tersebut berasal dari rumah tangga maupun limbah industri. Saat ini pemerintah membersihkan sungai masih menggunakan cara konvesional dengan menggunakan alat berat dan tidak dilakukan secara berkala. Desain prototipe dari alat pembersih sungai bekerja dengan cara memungut sampah dari sungai menggunakan sebuah konveyor, kemdian sampah yang diangkut dicacah menggunakan crusher. alat ini memiliki dua conveyor yang dimana satu untuk mengangkut sampah dari sungai dan satu lagi untuk membawa sampah yang diambil dari sungai ke bak sampah dengan dikontrol menggunakan IoT. Alat ini menggunakan microcontroller sebagai otak IOT agar dapat dikendalikan dan mengirim data dari sensor untuk dipantau dari jarak jauh, fitur IOT tersebut terkoneksi terhadap smartphone untuk memantau ketinggian air sungai dan tingkat penuhnya bak sampah.
Copyrights © 2024