Susu merupakan bahan makanan yang kaya nutrisi dan memiliki nilai gizi tinggi, sehingga juga disenangi oleh berbagai mikroba. Susu kambing merupakan salah satu pangan asal hewan yang memiliki potensi untuk dikembangkan di daerah Kabupaten Bogor karena didukung oleh kondisi iklim yang sesuai. Adapun susu kambing yang sering kita temukan beredar di pasaran adalah jenis susu segar. Masyarakat mengkonsumsi susu segar tanpa mengatahui berapa jumlah cemaran bakteri yang ada di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah cemaran bakteri pada susu segar kambing. Sampel diperiksa untuk mengetahui total plate count (TPC) bakteri dari setiap susu dengan menggunakan media plate count agar (PCA). Sebanyak 6 buah sampel diambil. Hasil menunjukkan bahwa pada sampel 1 didapatkan total cemaran bakteri 2,4 ´105 cfu/ml, sampel 2 sebanyak 1,0 ´105 cfu/ml, sampel 3 sebanyak 2,9 ´105 cfu/ml, sampel 4 sebanyak 1,1 ´106 cfu/ml, sampel 5 sebanyak 1,9 ´106 cfu/ml, dan sampel 6 sebanyak 1,3 ´106 cfu/ml. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pada terdapat beberapa sampel yang memenuhi SNI 3141.1:2011 yaitu dengan total cemaran bakteri maksimal 1,0x106 cfu/ml.
Copyrights © 2024