Dalam pertanian jagung, sering ditemukan biji jagung yang rusak, yang kusam, yang kotor, dan yang patah akibat proses pengeringan dan pemipilan. Biji jagung yang berukuran lebih kecil dari semestinya juga dapat memperburuk kualitas. Penentuan kualitas biji jagung biasa dilakukan secara manual dengan pengamatan visual. Pemilihan manual membutuhkan waktu yang lama dan menghasilkan produk dengan mutu yang tidak konsisten karena keterbatasan visual, kelelahan, dan perbedaan persepsi masing-masing pengamat. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem klasifikasi untuk mengetahui kualitas biji jagung dengan menggunakan analisis tekstur berbasis pengolahan citra digital, untuk mendapatkan hasil yang tepat dan objektif. Data citra yang diambil yaitu sampel biji-biji jagung menggunakan kamera digital. Algoritma yang digunakan untuk ekstraksi ciri dan klasifikasi kualitas biji jagung menggunakan K-Nearest Neighbour (K-NN). Berdasarkan simulasi secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan bahwa sistem dapat mengklasifikasikan biji jagung berdasarkan tiga tingkat kualitas, yaitu kualitas satu, kualitas dua, dan kualitas tiga. Hasil akurasi tertinggi diperoleh pada saat k=3 yaitu sebesar 91,85%.
Copyrights © 2024