Kondisi darurat di awal tahun 2020 membuat pemerintah menerapkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19, salah satunya dengan pemberian Remdesivir sebagai salah satu pengobatan pasien COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Remdesivir untuk pengobatan COVID-19 dalam uji praklinis dan klinis. Penelitian dilakukan dengan metode Tinjauan Pustaka berdasarkan jurnal penelitian yang berfokus pada Remdesivir dan obat lain yang digunakan untuk COVID-19 dari perpustakaan online, dengan menggunakan kata kunci seperti “Efektivitas”, “Remdesivir”, “COVID-19”, “Antiviral ," "Praklinis," dan "Klinis" dari jurnal internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa pada uji praklinis, Remdesivir terbukti memiliki indeks selektivitas sebesar 129,87 yang berarti lebih tinggi dibandingkan obat lain yang diuji pada uji praklinis. Selama studi klinis, penggunaan Remdesivir dapat menghasilkan beberapa perbaikan klinis pada pasien COVID-19 dalam waktu 5, 10, dan 15 hari tetapi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2023