Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model pengajaran hybrid yang menggabungkan metode tradisional dan inovatif dalam pendidikan Islam di SMA Negeri 11 Pinrang. Model pengajaran ini memadukan pendekatan klasik seperti hafalan Al-Quran dan halaqah dengan teknologi modern, termasuk aplikasi e-learning dan multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak integrasi antara tradisi dan inovasi terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Metodologi yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari siswa dan pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model ini berhasil meningkatkan motivasi siswa, memperkaya pengalaman belajar, dan memperbaiki pemahaman materi ajar. Penerapan teknologi memungkinkan akses yang lebih luas dan interaktif terhadap materi, sedangkan metode tradisional menjaga keaslian ajaran agama. Implikasi penelitian ini bagi pendidik termasuk perlunya pelatihan dalam teknologi dan integrasi metode pengajaran, sementara bagi pembuat kebijakan, diperlukan alokasi anggaran dan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari model ini dan pengembangan alat evaluasi untuk mengukur efektivitasnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya menggabungkan elemen tradisional dengan inovasi untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih efektif dan relevan di era digital.
Copyrights © 2024