Pendahuluan Pada masa nifas rentan terjadi kelelahan pada wanita disebabkan karena proses persalinan yang mengeluarkan banyak energi dan kurangnya istirahat dalam keseharian. Kelelahan yang terjadi secara terus menerus dapat berdampak pada kesehatan mental dan berimplikasi pada aktifitas keseharian, motivasi dan interaksi sosial ibu, sehingga dapat memengaruhi kemampuan ibu untuk merawat bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kelelahan dengan bonding attachment pada ibu post partum. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu post partum yang dirawat di Ruang Melati RSUD Kota Jombang yang berjumlah 30 ibu post partum dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan di RSUD Kota Jombang. Pengambilan data menggunakan instrumen Post Partum Fatigue Scale (PFS) untuk mengukur kelelahan yang dirasakan ibu post partum dan lembar observasi untuk mengukur bonding attachment dengan analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kelelahan dengan bonding attachment didapatkan P value = 0,001 berarti P value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan kelelahan dengan bonding attachment pada ibu post partum.
Copyrights © 2023