Pada dasarnya bentuk tubuh pria Amerika lebih besar daripada bentuk tubuh pria Indonesia. Penelitian ini untuk mengungkap apakah pola sistem Helen Joseph Armstrong sesuai atau tidak untuk pria dewasa Indonesia bertubuh tinggi gemuk yang berusia 24 tahun dengan tinggi 175 cm dan berat 90 kg, yang mana ukuran ini hampir mendekati tinggi dan berat badan rata-rata pria dewasa Amerika. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan. Objek penelitian yaitu pola kemeja sistem Helen Joseph Armstrong. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Penilaian dilakukan oleh 3 orang panelis yang ahli dalam bidang busana pria atau konstruksi pola kemeja menurut (Setyaningsih, Dwi, & Sari 2010). Panelis pada penelitian ini adalah pemilik usaha tailor. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemeja sistem Helen Joseph Armstrong saat dilakukan fitting I terdapat 8 kelemahan yaitu, pada sisi kemeja longgar 5 cm, panjang kemeja pada sisi lebih pendek 5 cm, panjang kemeja pada tengah muka dan tengah belakang lebih panjang 2 cm, lebar punggung sempit 1 cm, lingkar leher pada bahu tertinggi longgar 1 cm, tinggi puncak lengan turun 2 cm, bisep/lengan terbesar longgar 2,5 cm, ujung lengan dan manset sempit 2 cm. Kesesuaian pola kemeja sistem Helen Joseph Armstrong diperoleh dengan cara menyesuaikan kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada fitting II. Pola ini sudah sesuai dan dapat digunakan oleh pria dewasa Indonesia bertubuh tinggi gemuk.
Copyrights © 2024