Penelitian ini menggunakan daun pepaya jepang yang memiliki bentuk daun indah sehingga memenuhi syarat sebagai sumber warna dan bentuk alami Ecoprint. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nama warna (Hue), kejelasan bentuk daun, dan ketahanan luntur warna yang dihasilkan dari Ecoprint daun pepaya jepang (Cnidoscolus Aconitifolius) pada bahan Linen dengan mordan jeruk nipis dan jeruk purut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data yang digunakan berupa data primer. Ecoprint daun pepaya jepang dengan mordan jeruk nipis pada lembar daun menghasilkan nama warna (Hue) Dim Olive Green dengan kode #717D21, pada ibu tulang daun menghasilkan nama warna (Hue) Canary Yellow dengan kode #E1DBA8, pada tulang cabang daun menghasilkan nama warna (Hue) Canary Yellow dengan kode #DEDB94. Hasil Ecoprint denganĀ mordan jeruk purut pada lembar daun menghasilkan nama warna (Hue) Avocado Green dengan kode #687C00, pada ibu tulang daun menghasilkan nama warna (Hue) Pale Golden dengan kode #DBD69C, dan pada tulang cabang daun menghasilkan nama warna (Hue) Canary Yellow dengan kode #D8E188. Kejelasan bentuk daun mordan jeruk nipis dan jeruk purut termasuk dalam kategori jelas. Ketahanan luntur warna dengan mordan jeruk nipis pada 1 kali pencucian warna tidak mengalami perubahan, pada 3 kali pencucian warna terlihat sedikit berubah, dan pada 5 kali pencucian warna terlihat berubah. Ketahanan luntur warna dengan mordan jeruk purut pada 1 kali pencucian warna terlihat sedikit berubah, pada 3 kali pencucian warna terlihat berubah, dan pada 5 kali pencucian warna terlihat sangat berubah.
Copyrights © 2024