Dakwahtainment di era kontemporer telah lama menghiasi layar televisi bahkan akhir-akhir ini telah memenuhi ruang-ruang digital di berbagai platform media sosial. Penelitian ini mengkaji bagaimana budaya populer dakwahtainment pada program AKSI Indosiar dikonstruksi melalui media massa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan teori yang digunakan yakni konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Dalam penelitian ini menguraikan terkait tahapan pembentukan konstruksi dakwahtainment melalui tahapan pembuatan materi konstruksi, tahapan sebaran konstruksi, tahapan konstruksi realitas, dan tahapan konfirmasi. Kemudian bagaimana pembentukan realitas konstruksi budaya populer dakwahtainment melalui proses dialektika yang dirumuskan oleh Berger dan Luckmann. Mulai dari eksternalisasi dakwahtainment pada program AKSI Indosiar yang menampilkan kontestan atau ustaz dan ustazah yang berkompetisi dengan mengimprovisasi materi dakwahnya, baik dengan guyonan atau dengan bernyanyi. Kemudian proses objektivasi dakwahtainment pada program AKSI Indosiar merujuk pada tayangan program dakwah yang menghibur serta disenangi oleh penonton. Serta proses internalisasi pada program AKSI Indosiar ditandai dengan dakwahtainment yaitu dakwah dengan adanya unsur hiburan yang lebih diingat oleh penonton. Jika merujuk pada seluruh materi konstruksi dan proses dialektika yaitu tahapan eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi secara simultan dapat disimpulkan bahwa hal ini sesuai dengan konstruksi yang diciptakan oleh program AKSI Indosiar.
Copyrights © 2023