Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas model konseling restrukturisasi kognitif dalam meningkatkan resiliensi akademik, khususnya dalam aspek Reflecting and Adaptive Help-Seeking, di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana model konseling restrukturisasi kognitif dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan resiliensi akademik mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mix-method) yang mencakup metode kuantitatif dengan desain non-equivalent group design serta metode kualitatif. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa BKPI FITK UINSU angkatan 2020, dengan sampel penelitian berjumlah 32 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model konseling restrukturisasi kognitif efektif dalam meningkatkan resiliensi akademik pada aspek Reflecting and Adaptive Help Seeking. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperluas implementasi konseling restrukturisasi kognitif dalam lingkungan universitas, terutama dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan dalam pendidikan tinggi.
Copyrights © 2023