Jurnal technoscientia
Technoscientia Vol 16 No 2 Maret 2024

KARAKTERISTIK DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUBARA BERDASARKAN ANALISIS PETOGRAFI ORGANIK DAERAH GUNUNG TABUR, KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Putri, Resty Intan (Unknown)
Septyandy, Muhammad Rizqy (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2024

Abstract

Daerah penelitian berada di daerah Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur yang secara regional berada pada Formasi Latih. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menentukan litotipe dan peringkat batubara, mengidentifikasi komposisi maseral dan mineral, serta menentukan lingkungan pengendapan batubara. Penelitian ini menggunakan metode petrografi organik untuk mengetahui komposisi maseral dan mineral penyusun batubara dan reflektansi vitrinit yang akan digunakan untuk menentukan peringkat batubara. Hasil pengamatan maseral akan digunakan untuk perhitungan nilai Tissue Preservation Index (TPI) dan Gelification Index (GI) yang digunakan untuk menentukan lingkungan pengendapan. Hasil analisis yang dilakukan pada daerah penelitian didapatkan bahwa batubara daerah penelitian memiliki litotipe banded bright coal dan banded dull coal serta memiliki nilai reflektansi vitrinit 0,316-0,440% yang menunjukkan peringkat batubara lignit hingga sub-bituminus C. Komposisi batubara daerah penelitian tersusun dominan oleh grup maseral huminit sebesar 86,3-94,1%, maseral inertinit sebesar 0.9-2%, maseral liptinit sebesar 3,7-11,9% dan mineral lempung, pirit serta oksida besi yang tersusun <1%. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan bahwa batubara daerah penelitian terendapkan pada lingkungan telmatik dengan lingkungan pengendapan upper delta plain dan tipe mire yang berkembang yaitu wet forest swamp dan calstic marsh.

Copyrights © 2024