Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH)
Vol. 8 No. 2 (2024): Industrial Hygiene and Occupational Health

ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT KEMATANGAN BUDAYA KESELAMATAN PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT DAN BENDUNGAN PT X

Diana Aulya (Program Studi Magister Manajemen, Universitas Sahid Jakarta)
Bernard Hasibuan (Program Studi Magister Manajemen, Universitas Sahid Jakarta)
Sugiarto Sugiarto (Program Studi K3, Universitas Bhamada Slawi Tegal)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2024

Abstract

Pekerjaan konstruksi PT X bervariasi karena faktor-faktor seperti jenis pekerjaan, metode yang digunakan, nilai kontrak, lokasi pekerjaan, dan leadership, pemimpin proyek, sehingga menghasilkan sistem manajemen ketahanan dan kesehatan yang terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik budaya keselamatan dan variasi penerapannya pada Proyek Gedung dan Bendungan PT X. Pengumpulan data dilakukan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) kualitatif, observasi, dan wawancara mendalam. Kemudian dianalisis menggunakan metodologi kuantitatif dan dilakukan analisis terperinci. Sampel dipilih dengan cara stratified random sampling, yaitu berdasarkan keterwakilan dalam populasi. Hasil pada Proyek Gedung nilai pelatihan dan kompetensi dinilai paling rendah hal ini diartikan bahwa pelaksanaan training K3 dinilai masih kurang optimal sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kebutuhan pelatihan K3 yang tepat dibutuhkan agar dalam pelaksanaan pekerjaan dapat dipahami dan dilaksanakan sesuai dengan kompetensi K3 yang diharapkan. Sedangkan pada Proyek Bendungan untuk nilai prosedur objective rerata terendah elemen ini sangat penting yang berkaitan dengan membangun pemenuhan prosedur dan standar dalam operasional PT X. Dari hasil wawancara dan observasi terlihat bahwa perusahaan berusaha untuk selalu memenuhi syarat-syarat K3 yang berlaku baik pemerintah maupun internal perusahaan. Kesimpulan gambaran tingkat kematangan budaya K3 di PT X pada proyek Gedung sebesar 4,28 sedangkan di Proyek Bendungan sebesar 4,32 artinya perusahaan sudah memiliki tingkat kematangan budaya K3 dengan kategori proaktif, yaitu K3 telah menjadi bagian dari fungsi lini di perusahaan serta memiliki kesiapan baik engineering dan sistem untuk menjadikan K3 sebagai budaya perusahaan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JIHOH

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Environmental Science Health Professions Industrial & Manufacturing Engineering Public Health

Description

The journal primarily publishes original research articles but also welcomes review papers, short communications, commentaries on pressing issues, and case studies. Topics of high priority include: Occupational health and safety Industrial hygiene Ergonomics Fire protection systems Accident ...