Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
2024

Risiko Kepadatan Hunian dan Kelembaban pada Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar

Ayu Puspitasari (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar
ayupuspitasari@umi.ac.id (koresponden))

Harpiana Rahman (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar)
Nurhikmawati Abdullah (Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar)



Article Info

Publish Date
24 Jan 2024

Abstract

Pulmonary tuberculosis is caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis and is an infectious disease. An unhealthy home environment can contribute to the high incidence of pulmonary tuberculosis. The aim of this study was to analyze the effect of residential density and humidity on the incidence of pulmonary tuberculosis in the working area of the Tamalate Community Health Center. The study implemented a case-control design with a 1:1 proportion. The case sample size and control sample size were 30 people each. Data was collected by filling out a questionnaire and then analyzed using the Chi-square test and odds ratio. The results showed that for residential density, p value = 0.161 and odds ratio = 0.224; while for humidity, p value = 0.000 and odds ratio = 3.727. It was concluded that the risk factor for the incidence of pulmonary tuberculosis in the working area of the Tamalate Health Center, Makassar City, was humidity.Keywords: pulmonary tuberculosis; environment; humidity ABSTRAK Tuberkulosis paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan termasuk penyakit menular.  Lingkungan rumah yang tidak sehat dapat berkontribusi pada tingginya kejadian tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepadatan hunian dan kelembaban terhadap kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Tamalate. Penelitian menerapkan rancangan kasus-kontrol dengan proporsi 1:1. Ukuran sampel kasus dan sampel kontrol masing-masing adalah 30 orang. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square dan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kepadatan hunian, nilai p = 0,161 dan odd ratio = 0,224; sedangkan untuk kelembaban, nilai p = 0,000 dan odd ratio = 3.727. Disimpulkan bahwa faktor risiko kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Kota Makassar adalah kelembabanKata kunci: tuberkulosis paru; lingkungan; kelembaban

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sf

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical ...