Pengeringankcryu rasamala dilakukan dalam 2 tahap. Padatahap awal,pengeringan dilakukan dari kondisi basah hingga mencapai kadar air rata-rata 40% denganbanya menggunakanpanas surya. Pada tahap berikut fiJa, kcryu rasamala dengan kadar air 40% dikeringkan hingga mencapai kering udara menggunakan kombinasi panas surya dan panas tungkupada siang hari dan panas heater untuk proses pada malam hari.Waktu pengeringan kayu rasamala pada tahap pertama berlangsung selama 16  hari dan pada tahap kedua hanya selama 5 hari. Selama proses pengeringan dengan kombinasi energi surya dan panas buatan (tungku  bakar dan heater), penggunaan bahan bakar solar adalah 9,52 liter danpemakaian listrik sekitar 592,2 kwh.  Sebagian besar kayu rasamala yang dikeringkan memiliki kualitas yang baik. Analisa kelcryakanftnansial lebih lanjut menunjukkan bahwa pada tingkat suku bunga 15% dan dengan asumsi harga jual kayu rasamala kering adalah F.p 4.000.000 per,,/ diperoleh nilai NPV F.p 2.991.465 dan IRR 15,9%. Hal ini menunjukkan bahwa pada tingkat suku bunga 15%, pengeri·ngan rasamala dalam bangunan pengantar tenaga surya dengan teknik yang digunakan dalam penelitian ini layak diterapkan pada skala industri. Biaya investasi yang dikeluarkan kembali dalam jangka waktu 5,1 tahun, sedangkan titik impas produksi akan tercapai pada produksi kayu rasamala kering sebesar4 3, 95 m1.
Copyrights © 2009