Konsumsi listrik yang terus meningkat, peningkatan penggunaan pembangkit dari sumber energi terbarukan serta alat penyimpan energi seperti baterai dapat mempengaruhi keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan. Teknik demand side management (DSM) dengan melakukan pengaturan konsumsi lsitrik dan penyaluran daya dari energi terbarukan serta baterai pada periode beban puncak merupakan alternatif mengatasi permasalah tersebut. Dalam jangka panjang, DSM dapat mengurangi biaya untuk pembangunan pembangkit listrik baru. Penerapan DSM membutuhkan Smart Grid yaitu sistem listrik yang dapat mengalirkan daya dari pembangkitan hingga konsumen secara terkontrol dengan cerdas. Dalam tulisan ini, dijelaskan teknologi Smart Grid dalam penerapan Demand Side Management termasuk konsep dan komponen penyusunnya. Dijelaskan juga bagaimana prospek penerapan Demand Side Management dengan Smart Grid di Indonesia.
Copyrights © 2021