Perkembangan e-Government Indonesia saat ini masih tertinggal dibanding negara?negara anggota PBB lainnya, baik pada tingkat dunia maupun tingkat ASEAN. Namun Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan e-Government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) nasional, meskipun masih belum sesuai yang diharapkan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan upaya tranformasi SPBE melalui optimalisasi teknologi informasi terintegrasi dan perlu upaya akselerasi dalam penerapan SPBE yang masih belum terintegrasi secara keseluruhan sektor ESDM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tranformasi dan apa upaya akselerasi perbaikan SPBE Kementerian ESDM ke depan agar dapat terintegrasi secara bertahap. Metode yang digunakan yaitu tingkat kematangan dalam mengukur derajat pengembangan SPBE. Pengumpulan data menggunakan data primer dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Pusat Data dan Teknologi Informasi ESDM Kementerian ESDM dan menggunakan data sekunder dari penelaahan literatur. Teknik analisis data menggunakan SWOT. Selanjutnya hasil SWOT digunakan untuk menyusun strategi akselerasi tranformasi SPBE Kementerian ESDM ke depan. Tranformasi indeks SPBE Kementerian ESDM mengalami peningkatan sesuai target yang diharapkan dengan predikat “sangat baik”. Melalui optimalisasi teknologi informasi terintegrasi dan inisiatif strategi, harapan ke depan indeks SPBE Kementerian ESDM semakin meningkat mencapai predikat “sangat memuaskan” yang berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan SPBE nasional dan e-Government internasional
Copyrights © 2021