Pemodelan untuk estimasi Berat Bayi Lahir (BBL) di setiap populasi memiliki perbedaan. Karena sebuah model yang telah ada tidak valid untuk digunakan ke semua populasi. Akurasi saat estimasi BBL penting dalam kehamilan, karena ukuran janin terlalu besar atau terlalu kecil (tidak normal) bisa menjadi salah satu faktor komplikasi obstetri. Sehingga, perlu adanya pengembangan dan pembaruan untuk mendapatkan validitas model yang sesuai dengan populasi tertentu. Adapun pengukuran yang digunakan berdasarkan pengukuran USG, karena mencakup berbagai dimensi linear maupun planar. Biometri janin dari sebagian penelitian di dunia terkait model estimasi BBL yang digunakan adalah Biparietal Diameter (BPD), Head Circumferencial (HC), Abdominal Circumferencial (AC), dan Femur Length (FL). Analisis regresi yang digunakan adalah regresi dengan lebih dari satu variable bebas (berganda), yaitu regresi linear berganda, polynomial, dan logaritmik. Berdasarkan model yang dihasilkan diperoleh model terpilih dari regresi polynomial dengan formula:
Copyrights © 2022