Berita mengenai kasus pedofilia pada anak di bawah umur saat ini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diberitakan oleh media massa. Peran media massa sangat penting karena selain memberikan informasi juga berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media daring CNNIndonesia.com dan Kompas.com membingkai pemberitaan kasus guru pesantren mencabuli 12 siswa laki-laki. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kociski. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dari kedua media berita daring CNNIndonesia.com dan Kompas.com dalam membingkai berita ”Kasus Pedofilia Guru Pesantren Cabuli 12 Murid Ditangkap” lebih menonjolkan pada proses penangkapan pelaku pencabulan, sedangkan media daring Kompas.com lebih menonjolkan pada kejadian yang dialami korban.
Copyrights © 2022