Penelitian ini menimbulkan Fenomena yang terjadi pada nelayan yang memancing ikan tuna yang berada di kecamatan kepala madan, terkhususnya di desa pasir putih kondisi kehidupan perekonomian mereka selalu tidak stabil, di karenakan hasil tangkapan yang di jual para nelayan tidak di bayar secara langsung (cash) melainkan ikan yang dijual para nelayan di distribusikan ke desa waplau tempat penyimpanan ikan selama 2-3 hari setelah itu baru dibayar dan hasil tangkapan nelayan yang tidak seimbang, sebab hasil tangkapan nelayan sangat bergantung pada situasi dan kondisi alam. Karena kondisi alam yang tidak menentu aktifitas nelayan untuk melaut akan terganggu, seperti terjadinya angin (baik angin timur, barat, barat laut dan barat daya) yang dapat menimbulkan ombak. Masyarakat desa pasir putih yang bermata pencarian sebagai nelayan khususnya yang memancing ikan tuna, sebagian besar bertempat tinggal di pesisir pantai, dan pada kawasan pesisir pantai nelayan kebanyakan mampu memastikan masa ikan banyak dan masa ikan sulit untuk diperoleh. Dengan demikian pada bulan-bulan tertentu banyak nelayan yang tidak pergi melaut. Dari segi cuaca sangat menentukan baik dan tidaknya hasil tangkapan, karena pengaruh angin dan ombak yang terlalu besar biasanya membuat takut para nelayan saat melakukan penangkapan ikan, sehingga aktifitas para nelayan untuk melaut terganggu.
Copyrights © 2022