Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan pengelolaan sampah Pemerintah Kota Pontianak terhadap ekologi pemerintahan dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. Dengan merujuk pada teori ekologi pemerintahan dan kebijakan publik, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa komitmen pemerintah, terutama yang tercermin dalam Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2020, dan kerja sama dengan pihak swasta (PT Kusuma Jaya Agro) menjadi kekuatan utama dalam kebijakan pengelolaan sampah. Namun, kelemahan terletak pada volume sampah harian yang tinggi, mencapai 400 ton, memerlukan strategi lebih lanjut. Peluang muncul melalui pemanfaatan biomassa dan co-firing sebagai bahan bakar energi terbarukan, sejalan dengan tren global. Ancaman, terutama risiko pencemaran dan keterbatasan anggaran, memerlukan perhatian serius untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah terkait erat dengan kolaborasi pemerintah, pihak swasta, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekologi pemerintahan yang dinamis.
Copyrights © 2023