Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada wanita dewasa awal pengguna Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang terlibat ialah wanita dengan rentang usia 18-25 tahun, memiliki dan aktif menggunakan Instagram, dan berdomisili di Kota Padang. Menggunakan teknik purposive sampling dengan 138 responden. Skala O'Brien (2009) yang dikembangkan oleh Setiawati (2020) dan berlandaskan teori Festinger (1954) yaitu The Upward And Downward Appearance Comparison Scale (UDACS). Sedangkan untuk mengukur body dissatisfaction peneliti menggunakan skala dari penelitian Linawati (2020) yang diadaptasi dari Body Dissatisfaction Scale for Woman milik Tariq dan Ijaz (2015). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi atau sig. = 000 < 0,05, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel social comparison (X) dengan variabel body dissatisfaction (Y). Mengingat variabel social comparison dan body dissatisfaction memiliki nilai korelasi sebesar 0,556, maka dapat dikatakan bahwa kedua variabel tersebut signifikan secara positif, atau semakin tinggi social comparison seseorang maka semakin tinggi juga body dissatisfaction nya.
Copyrights © 2023