Potensi anak-anak sangat dipengaruhi oleh pendidikan. Apabila setiap unsur memenuhi syarat maka pendidikan dianggap berhasil. Pendidikan dan lembaga pendidikan, yang biasa disebut dengan sekolah atau universitas, mempunyai keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan. Untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang, PJOK secara metodis berfungsi sebagai media pembinaan perkembangan motorik, pengetahuan, bakat fisik, dan aklimatisasi pola hidup sehat. Hasil pembelajaran yang baik dapat diharapkan jika sarana prasarana pendukungnya memadai. Oleh karena pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan lebih menekankan pada pengembangan kemampuan motorik anak dibandingkan mata pelajaran lainnya, maka proses pembelajaran tersebut memerlukan sarana prasarana agar dapat mencapai tujuannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2023 pada MTs Miftahul Ulum dan MTsN 2 Kota Kediri di Kota Kediri. Metodologi penelitian ini adalah metode penelitian kausal komparatif. Instrumen ini menggunakan PDPJOI untk mengetahui tingkat kemajuan PJOK, sedangkan hasil belajar menggunakan pedometer untuk mengukur jumlah langkah. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan uji prasyarat analisis yang di dalamnya mencakup uji normalitas dan uji homogenitas, serta dalam penelitian ini juga menggunakan uji T dengan bantuan SPSS yang menunjukkan hasil nilai signifikan 0.538 menyatakan adanya perbedaan yang signifikan antara prasarana ideal dan non ideal bagi partisipasi aktif siswa di MTs di Wilayah Kota Kediri.
Copyrights © 2023