Salah satu hambatan yang dialami oleh anak down syndrome adalah perilaku tantrum yaitu menyakiti diri sendiri yang berbentuk memukul kepala sendiri menggunakan tangan. Permasalahan ini ditemukan di SLB Negeri 1 Padang. Dimana anak down syndrome suka memukul kepala sendiri menggunakan tangan saat kesal, bosan dan mencuri perhatian orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa differential reinforcement of alternative behavior mampu mengurangi perilaku tantrum yaitu memukul kepala sendiri menggunakan tangan pada anak down syndrome kelas I di SLB Negeri 1 Padang. Penelitian ini berfokus pada pengukuran frekuensi perilaku tantrum yaitu memukul kepala sendiri menggunakan tangan saat intervensi menggunakan differential reinforcement of alternative behavior. Jenis penelitian yang digunakan single subject research (SSR), dengan desain A-B-A menggunakan visual grafik. Berdasarkan data tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa anak down syndrome di SLB Negeri 1 Padang menunjukkan perilaku tantrum yaitu menyakiti diri sendiri yang berbentuk memukul kepala sendiri menggunakan tangan menurun sesuai dengan hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi.
Copyrights © 2023