Salah satu permasalahan yang masih terus terjadi dalam dunia pendidikan adalah masalah putus sekolah. Seseorang yang putus sekolah ialah yang mengalami kegagalan mengikuti pendidikan di sekolah, sehingga berhenti bersekolah sebelum waktunya. Persoalan putus sekolah yang terjadi menjadi semakin serius, sehingga tidak boleh dianggap kecil, karena hal ini akan menghambat kemajuan negara dan tingkat kualitas SDM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil asesmen dan intervensi terkait fenomena putus sekolah, yang nantinya akan menghasilkan sebuah kesimpulan baru terkait asesmen dan intervensi yang tepat dalam menangani masalah putus sekolah. Metode penelitian secara kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa asesmen pada remaja putus sekolah lebih diarahkan pada proses observasi dan asesmen yang dilakukan oleh Holls (1972). terdapat adanya empat jenis intervensi pada remaja putus sekolah yaitu intervensi dengan konseling REBT, intervensi interaksi pemerintah, intervensi kelompok berbasis pekerja sosial dan masyarakat serta intervensi kelompok berbasis pengembangan dan kewirausahaan. Intervensi digunakan sesuai dengan penyebab remaja putus sekolah.
Copyrights © 2023