Tujuan penelitian ini guna mendeskripsikan peran yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya dalam proses pengambilan kebijakan rapat paripurna dalam mekanisme sebelum, saat dan setelah rapat paripurna. Selain itu, guna menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pengambilan kebijakan rapat paripurna DPRD Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan peran yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kota Surabaya dalam proses pengambilan kebijakan pada mekanisme sebelum, saat dan setelah rapat paripurna yaitu peran aktif dilakukan oleh anggota dewan sebagai perwakilan partai dan peran pasif anggota dewan dilakukan untuk melawan ketidakseimbangan politik dalam proses pengambilan kebijakan rapat paripurna. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan peran meliputi tiga faktor yaitu posisi Jabatan ditunjukkan adanya penugasan partai politik, Aspirasi terdiri dari aspirasi partai politik dan aspirasi masyarakat sebagai bahan pembentukan raperda, dan kerja sama ditunjukkan dengan kekompakkan dan menyamakan persepsi antar anggota.
Copyrights © 2024