Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa yang ditandai dengan kurang dari 50% nilai siswa belum mencapai Keriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa setelah diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu juga bertujuan untuk Mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri terbimbing, Sejauh mana peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model inkuiri, dan untuk menambah pengalaman mengajar guru selaku peneliti dalam penerapan model pembelajaran yang bervariasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan ,metode pengumpulan data secara observasi dengan memberikan tes prestasi belajar kepada siswa yang kemudian hasilnya dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif. Berdsarkan hasil observasi awal nilai rata-rata siswa hanya mencapai 45,63 dengan ketuntasan belajar sebesar 17,5%. Pada siklus I setelah diberikan tindakan menggunakan alternatif yang dipilih meningkat menjadi rata-rata 51,30 dengan ketuntasan belajar sebesar 32,5%. Pada siklus II setelah dilakukan penyempurnaan tindakan dari kendala yang ditemukan pada tindakan sebelumnya, hasilnya meningkat menjadi rata-rata 81,25 dengan ketuntasan belajar sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa secara efektif di kelas.
Copyrights © 2024