Partisipasi pemilih di Kota Padang selalu berada dibawah partisipasi pemilih secara keseluruhan di Indonesia. Berdasarkan data tertera pada website kpu.go.id, partisipasi pemilu di Kota Padang berada dibawah 80%. Hal ini disebabkan karena munculnya golongan putih di Kota Padang yang membuat partispasi masyarakat terhadap berpolitik menjadi berkurang. Maka dari itu penelitian ini akan menganalisis bagaimana strategi komunikasi KPU Kota Padang dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat Kota Padang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Padang. Dalam penelitian ini, peneliti memiliki informan kunci dan informan pendukung. Penelitian ini menggunakan 3 teknik pengumpulan data, seperti teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi KPU kota Padang dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat kota Padang dalam mengedukasi, memfasilitasi, mengsosialisasikan pelenggaraan pemilu mengikuti arahan dari pemerintah daerah dalam pasal 434 undang-undang no.7 tahun 2017. KPU Padang berupaya melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara tatap muka, melakukan pendaatan ke rumah masyarakat, memberikan informasi terkait kegiatan kepemiluan dan membuat konten yang mengedukasi masyarakat, hingga menyediakan rumah pintar pemilu.
Copyrights © 2024