Tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas merupakan salah satu bentuk tradisi lisan yang perlu dikaji dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah, praktik, dan makna tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas era 1960-2017 melalui kajian studi perpustakaan. Studi perpustakaan dapat berperan penting dalam mengkaji, mendokumentasikan, dan melestarikan tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas. Studi perpustakaan dapat dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur yang berkaitan dengan tata rias tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas telah ada sejak era 1960-an. Pada awalnya, tata rias waria hanya digunakan oleh kalangan bangsawan dan kaum elit. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, tata rias waria mulai digunakan oleh masyarakat umum. Praktik tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan tata rias pengantin Melayu Sambas pada umumnya. Ciri khas tersebut antara lain penggunaan perhiasan yang berlebihan, penggunaan riasan yang tebal dan mencolok, serta penggunaan pakaian yang mewah. Tata rias waria pada pengantin Melayu Sambas memiliki makna simbolis yang mendalam. Tata rias tersebut melambangkan kemakmuran, kebahagiaan, dan status sosial. Tata rias tersebut juga merupakan bentuk penghormatan kepada pengantin dan keluarga.
Copyrights © 2024