Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antiinflamasi ekstrak tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai alternatif pengobatan terhadap penyakit periodontal. Penyakit periodontal merupakan masalah kesehatan oral yang umum, disebabkan oleh reaksi inflamasi pada jaringan pendukung gigi. Tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) dikenal memiliki kandungan senyawa fitokimia yang memiliki sifat antiinflamasi. Metode penelitian melibatkan ekstraksi senyawa aktif dari bagian tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa), diikuti oleh uji antiinflamasi menggunakan model eksperimental pada sel-sel periodontal. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis parameter inflamasi seperti ekspresi sitokin proinflamasi dan mediator inflamasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) menunjukkan aktivitas antiinflamasi yang signifikan dengan menekan ekspresi sitokin proinflamasi, seperti interleukin-1 beta (IL-1?) dan tumor necrosis factor-alpha (TNF-?). Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait potensi tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai sumber senyawa antiinflamasi dan antimikroba yang dapat digunakan dalam pengembangan terapi tambahan untuk penyakit periodontal. Pengembangan lebih lanjut terkait formulasi obat dan uji klinis akan membantu memvalidasi potensi terapeutik tanaman karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) dalam pengelolaan penyakit periodontal secara efektif.
Copyrights © 2024