Tujuan pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada akhirat saja tetapi mencakup seluruh aspek termasuk hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, diri sendiri dan makhluk lainnya. Hal ini sejalan dengan para tokoh pemikiran Islam yang saat ini mengalami perkembangan dari tradisional ke modern, misalnya pendidikan modern dalam Islam yang digagas oleh K.H Ahmad Dahlan dan Fethullah Gulen. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membandingkan konsep Pendidikan Islam dalam ruang lingkup reformasi Pendidikan Islam pada dua tokoh pembaharu Islam modern. Penelitian ini merupakan analisis tinjauan pustaka untuk mengkaji konsep pendidikan Islam menurut K.H Ahmad Dahlan dan Fethullah Gulen dalam konsep pembaharuan Islam. Berdasarkan ulasan penulis, terdapat beberapa persamaan dan perbedaan mengenai konsep Pendidikan Islam menurut K.H Ahmad Dahlan dan Fethullah Gülen, salah satunya mengenai adanya pembaharuan dalam Pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau studi kepustakaan dimana penulis mencari data objek yang berkaitan dengan penelitian dari sumber tertentu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan sejarah filosofis. Gagasan pendidikan Islam menurut K.H Ahmad Dahlan adalah pendidikan yang mampu menempatkan ilmu agama dan ilmu pengetahuan sebagai suatu keseimbangan dalam menjaga pola intelektual, moral dan keagamaan. Sedangkan menurut Fethullah Gulen, pendidikan Islam adalah suatu bentuk pendidikan yang mampu menciptakan keseimbangan antara agama dan ilmu pengetahuan. Reformasi yang digagas Ahmad Dahlan memberikan keuntungan karena mencakup aspek sosial, pengetahuan, budaya dan lainnya.
Copyrights © 2024