Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Experiential Learning terhadap minat belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV SD Negeri Kalicari 01 Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model experiential learning efektif terhadap minat belajar IPAS. Mayoritas peserta didik (90%) memiliki minat belajar IPAS saat diterapkannya model experiential Learning. Hasil observasi menunjukkan skor rata-rata yang tinggi pada semua indikator minat belajar, yaitu keaktifan 2,87 (kategori aktif), antusiasme 2,93 (kategori antusias), pemahaman konsep 2,73 (kategori pemahaman tinggi), keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari 2,67 (kategori mampu), hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Experiential Learning dapat membantu peserta didik belajar dengan lebih aktif, antusias, dan termotivasi.
Copyrights © 2024