Beberapa dekade terakhir telah menyaksikan percepatan pembangunan pendidikan karena kemajuan teknologi digital. Perubahan ini memerlukan pemahaman tentang bagaimana literasi digital guru berkembang seiring dengan fenomena ini. Selain itu, mengingat kemajuan teknologi baru dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergolakan dalam pemahaman guru tentang peran dinamis mereka, yang dikenal sebagai identitas profesional. Inisiatif ini diperkenalkan sebagai struktur akademis untuk meningkatkan basis pengetahuan, yang membantu para guru mengajar secara efisien menggunakan teknologi. Hal ini menghasilkan wawasan penting bagi para guru yang dapat menggunakannya untuk meningkatkan tiga aspek pendidikan, yaitu teknologi, pedagogi, dan pengetahuan konten. Sejalan dengan itu, artikel ini bertujuan untuk mempertimbangkan literatur yang relevan tentang kontribusi identitas guru dan literasi terhadap praktik pengajaran Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dengan jumlah responden sebanyak 299 orang, sampel diambil dengan menggunakan rumus Slovin. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari 299 siswa dari tiga SMA di kabupaten Tebo, Jambi yaitu SMA N 2, SMA N 11, SMA N 19 melalui penyebaran Angket. Faktor konfirmasi analisis (CFA) dengan SmartPLS 3.0 digunakan untuk analisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara Guru dan Siswa berpengaruh besar terhadap siswa.
Copyrights © 2024