Rendahnya motivasi belajar, ditambah dengan pelanggaran peraturan seperti keterlambatan, tidak mengerjakan tugas, dan membolos, mempengaruhi pembelajaran. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program psikoedukasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMK Negeri 4 Makassar. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest pada 73 siswa kelas X dan XI dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar siswa setelah program psikoedukasi, didukung oleh nilai Asymps. Sig. (2-tailed) sebesar .000. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa psikoedukasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di lingkungan pendidikan formal.
Copyrights © 2024