Penelitian ini membahas tentang pengembangan emosional anak di sentra bermain peran di Paudit Al-Fatih Sarolangun. Data menunjukkan bahwa terdapat lima anak yang mengalami kendala dalam pengembangan aspek emosional saat bermain peran. Anak-anak tersebut cenderung tidak percaya diri dan merasa takut ketika terlibat dalam aktivitas bermain peran serta menunjukkan respons emosional yang sering berubah secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan kegiatan pengembangan emosional anak di sentra bermain peran. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data yang diperoleh melalui teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan emosional anak di sentra bermain peran dilaksanakan dengan menggunakan stimulasi, metode dan media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran.
Copyrights © 2024