Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pengalaman mencapai resiliensi dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik korelasi. Data didapatkan dengan penyebaran kuesioner . Penelitian ini menggunakan 120 anggota keluarga penderita skizofrenia yaitu suami dan dua anak dari penderita sebagai . Pengalaman resiliensi subjek diidentifikasikan melalui fase-fase yang telah dilewati oleh subjek, yaitu deteriorating, adapting, recovering dan growing. Beberapa faktor pendukung terbentuknya resiliensi diidentifikasikan sebagai I am, I have dan I can. Hasil penelitian menunjukkan subjek berusaha mengatasi kesulitan selama masa perawatan penderita skizofrenia sebagai bentuk dari resiliensi. Subjek pertama dan kedua berhasil mencapai fase growing, sedangkan subjek ketiga hanya sampai pada fase recovering. Selain keyakinan dari dalam diri, dukungan sosial yang didapatkan mempengaruhi kemampuan resiliensi masing-masing subjek.
Copyrights © 2024