Penelitian ini mengkaji budaya narkoba di lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia melalui tinjauan literatur kualitatif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab, dampak, serta strategi penanggulangan budaya narkoba di Lapas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis sumber-sumber sekunder seperti buku, jurnal, undang-undang, dan artikel daring terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya narkoba di Lapas disebabkan oleh berbagai faktor kompleks, termasuk akses mudah terhadap narkoba, lemahnya pengawasan, ketergantungan narapidana, kurangnya kegiatan pembinaan, dan keterlibatan oknum petugas. Dampaknya meluas tidak hanya pada narapidana, tetapi juga petugas Lapas dan masyarakat sekitar. Strategi penanggulangan yang diusulkan mencakup pemanfaatan teknologi AI dan big data, pendekatan rehabilitasi berpusat pada narapidana, pemberdayaan petugas Lapas, kemitraan strategis lintas lembaga, serta pemanfaatan media dan teknologi informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi budaya narkoba di Lapas Indonesia.
Copyrights © 2024