Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pangkalan Kerinci pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pelalawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tata kelola drainase dan apa saja yang menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan tata kelola drainase di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori tata kelola menurut Sedarmayanti yang menggunakan 4 indikator untuk menjawab rumusan masalah yaitu: coordinating, motivating, communication, dan commanding. Hasil penelitian ini menununjukkan bahwa tata kelola drainase di Kecamatan Pangkalan Kerinci tidak terlaksana atau tidak dikelola dengan baik. Hal ini terbukti dari masih belum berjalannya tugas dan fungsi Bidang Sumber Daya Air sebagaimana mestinya. Hal ini dapat dilihat dari belum adanya penanganan jangka panjang pada tata kelola drainase, kemudianBidang Sumber Daya Air juga belum memiliki SOP terkait tata kelola drainase. Berdasarkan hasil temuan, maka peneliti menyarankan dibuatnya rencana penanganan jangka panjang agar permasalahan drainase dapat teratasi secara keseluruhan serta Dinas PUPR hendaknnya segera merumuskan dan menerbitkan SOP demi kelancaran Dinas PUPR menjalankan tugas dan fungsinya khususnya Bidang Sumber Daya Air yang berwenang menangani permasalahan drainase secara teknis..
Copyrights © 2024